Laman

Monday, 22 August 2011

makalah tentang menemukan ide pokok dalam artikel

MENEMUKAN IDE POKOK DAN PERMASALAHAN DALAM ARTIKEL MELALUI KEGIATAN MEMBACA INTENSIF
MAKALAH

DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 2
KELAS XII IPA 1
EKAWATI ZAINUDDIN
FATHUR RAHMAN
ISFAWATI
IRMAYANTI IBRAHIM
FRANSISKA

SMA NEGERI 2 BANTAENG
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
KABUPATEN BANTAENG
2011
Kata Pengantar
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya Lah sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Adapun tujuan penulisan ini yaitu diajukan sebagai tugas bahasa indonesia yang diberikan kepada penulis.
Makalah ini berisi tentang cara atau langkah-langkah menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel melalui kegiatan membaca intensif dan materi mengenai kegiatan membaca intensif.
Penulis sangat berterima kasih kepada guru pembimbing kami selaku guru bahasa indonesia yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis serta kepada teman-teman yang telah membantu dari awal hingga akhir sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik.
Akhir kata, tak ada gading yang tak retak begitupun juga dengan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan karena kesempurnaan hanyala milik Allah semata. Oleh karena penulis mengharapkan dengan segenap hati kritik dan saran dari setiap pembaca demi penyempurnaan penulisan makalah selanjutnya.
Bantaeng, 08 agustus 2011

Penulis






DAFTAR ISI

Sampul Depan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB.1 Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penulisan
D. Manfaat Penulisan
BAB.2 Pembahasan
A. Membaca Intensif
B. Cara Menemukan Ide Pokok dan Permasalahan Dalam
Artikel Melalui Kegiatan Membaca Intensif
BAB. 3 Penutup
A. Simpulan
B. Saran-saran
Daftar Pustaka.









BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Membaca adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa dan juga suatu proses yang kompleks dan rumit. Membaca yang kompleks dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu tergantung dari SDM atau diri individu sedangkan faktor eksternal yaitu berasal dari motivasi luar dan keduanya baik internal eksternal saling berkaitan. Faktor internal dan faktor eksternal bertujuan untuk memetik dan memahami arti makna yang ada dalam tulisan. Tujuan membaca adalah dapat memahami isi yang terkandung dalam bacaan, dapat menemukan ide pokok dalam suatu bacaan, dapat mengetahui permasalahan yang ada dalam bacaan dan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan serta dapat membandingkan isi dari bacaan yang telah dibaca.
Membaca dapat diartikan sebagai proses dari alat indera yaitu mata dan mulut serta pikiran yang berproses mengartikan dan mengolah makna yang terkandung dalam tulisan atau bacaan. Kita sering membaca bermacam-macam tulisan diantaranya dengan membaca artikel. Artikel merupakan salah satu sumber informasi. Memuat hal-hal aktual yang sedang dibicarakan dan menampilkan solusi terhadap persoalan tersebut.
Artikel menurut Kamus Besar Indonesia adalah karya tulis lengkap misalnya laporan, , berita atau esai dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya. Artikel terdiri dari gagasan-gagasan yang tertuang ke dalam bentuk kalimat pada masing-masing paragraf. Gagasan inilah yang disebut dengan ide pokok penulisan. Biasanya kita sulit menentukan ide pokok dan permasalahan yang terdapat dalam artikel karena disebabkan kurangnya daya pemahaman dan memaknai isi dari suatu bacaan dan kurangnya pengetahuan ataupun teknik dalam menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel. Kita dapat menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel dengan membaca intensif, sehingga kita dengan cepat menemukan ide pokok yang terdapat dalam artkel.
Membaca intensif merupakan suatu kegiatan membaca secara teliti dengan tujuan memahami keseluruhan isi bacaan, baik yang bersifat tersurat maupun tersirat. Dengan membaca intensif kita dapat dengan mudah menentukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel. Ide pokok yang terdapat dalam artikel atau bacaan biasanya terdapat di awal kalimat (kalimat deduktif) , diakhir kalimat ( kalimat induktif) dan di tengah kalimat serta terdapat diawal dan akhir kalimat (campuran). Dengan demikian membaca intensif dapat mempermudah para pembaca ataupun pelajar dalam menemukan ide pokok dan permasalahan yang terdapat dalam artikel ataupun bacaan lainnya.
B. Rumusan Masalah
a. Bagaimanakah cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel?
b. Apakah ide pokok dan permasalahan dapat ditemukan melalui kegiatan membaca intensif?

C. Tujuan Penulisan
a. Untuk mengetahui cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel
b. Untuk mengetahui bahwa ide pokok dapat ditemukan melalui kegiatan membaca intensif

D. Manfaat Penulisan
a. Memberikan informasi kepada masyarakat khususnya pelajar dalam menemukan ide pokok dalam artikel
b. Memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnnya para pelajar dalam menemukan ide pokok dalam artikel
c. Sebagai bahan referensi dalam penulisan selanjutnya.





BAB 2
PEMBAHASAN
Artikel merupakan salah satu sumber informasi. Yang memuat hal-hal aktual yang sedang dibicarakan dan menampilkan solusi terhadap persoalan tersebut
A. Membaca Intensif
Membaca intensif merupakan suatu kegiatan membaca secara teliti dengan tujuan memahami keseluruhan isi bacaan, baik yang bersifat tersurat maupun tersirat. Tujuan membaca intensif yaitu dapat dengan mudah menemukan ide pokok dan permasalahan yang dikaji dalam artikel atau suatu bacaan.
Biasanya kita sulit menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel karena kurangnya pemahaman dan memaknai isi artikel atau suatu bacaan serta kurangnya pengetahuan tentang cara menemukan ide pokok dalam artikel. Untuk itu kita menggunakan cara membaca intensif dalam menemukan ide pokok maupun permasalahan yang dikaji dalam artikel maupun dari bacaan lainnya.
B. Cara Menemukan Ide Pokok dan Permasalahan dalam Artikel
Didalam menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel ada beberapa letak yaitu terdapat di awal kalimat (deduktif), di akhir kalimat(induksi), di tengah kalimat dan di awal dan di akhir kalimat (campuran). Cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel yaitu bacalah artikel kemudian temukan ide pokoknya, biasanya ide pokoknya dijumpai di awal kalimat, di akhir kalimat dan di tengah kalimat serta di awal dan akhir kalimat, bila perlu kalimat-kalimat penjelas atau gagasan pendukungnya diabaikan. Setelah menemukan ide pokoknya dari masing-masing paragraf, rangkaikanlah dengan kalimat yang sederhana dan efektif untuk menjadikannya ke dalam satu kesatuan pikiran. Dengan demikian, pokok pesoalan atau permasalahan yang dibahas dalam artikel menjadi jelas. Menemukan ide pokok terdapat beberapa pola yaitu terbagi atas dua pola yakni:
a. Pola Pengembangan Paragraf Secara Induksi
Pola pengembangan paragraf secara induksi yaitu pola pengembangan ide pokok atau gagasan-gagasan yang terdapat di akhir kalimat. Pola pengembangan paragraf secara induksi terdiri dari generalisasi, analogi dan sebab-akibat. Generalisasi adalah proses penalaran menggunakan beberapa pernyataan khusus dengan ciri-ciri tertentu untuk ditarik simpulan yang bersifat umum. Analogi adalah cara bernalar dengan membandingkan dua hal (atau lebih) yang memiliki sifat atau keadaan yang sama agar dapat ditarik simpulan yang sejalan. Sedangkan sebab-akibat adalah penyebab dari suatu masalah menuju akibat dari masalah tersebut.
b. Pola Pengembangan Paragraf Secara Deduktif
Pola pengembangan paragraf secara deduktif yaitu pola pengembangan ide pokok atau gagasan-gagasan yang terdapat diawal kalimat. Pengembangan secara deduktif terdiri dari silogisme dan entimem. Silogisme adalah sebuah cara menarik simpulan (konklusi) berdasarkan premis yang ada. Premis adalah pernyataan yang dianggap atau diamsusikan benar. Sedangkan entimem adalah silogisme yang diperpendek atau dipersingkat. Caranya dengan melesapkan unsur PU (premis umum)..











BAB 3
PENUTUP
A. Simpulan
Adapun simpulan dari permasalahan pada rumusan masalah yaitu sebagai berikut.
a. Cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel yaitu bacalah artikel terlebih dahulu kemudian temukan ide pokoknya. Biasanya ide pokok dapat ditemukan pada awal kalimat (deduktif), akhir kalimat (induktif) dan di tengah kalimat serta di awal dan di akhir kalimat (campuran). Setelah ide pokoknya ditemukan pada masing-masing paragraf, rangkaikanlah dengan kalimat yang sederhana dan efektif untuk menjadikannya ke dalam sau kesatuan pikiran. Dengan demikian, pokok persoalan atau permasalahan yang dibahas dalam artikel menjadi jelas.
b. Ide pokok dan permasalahan dalam artikel ataupun bacaan lainnya dapat ditemukan dengan kegiatan membaca intensif, karena dengan membaca intensif kita dengan mudah memahami dan memaknai isi dari suatu bacaan dalam artikel.
B. Saran-saran
Penulis berharap agar kegiatan membaca intensif ini dapat ditingkatkan sehingga para pelajar dapat menemukan ide pokok dan permasalahan yang terdapat dalam artikel.







DAFTAR PUSTAKA
Marsudi, Demas. 2009. Bahasa dan Sastra Indonesia 3. Surakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Sukoco, Hari. 2009. Bahasa Indonesia. Jakarta: Sinar Mandiri.


















MENEMUKAN IDE POKOK DAN PERMASALAHAN DALAM ARTIKEL MELALUI KEGIATAN MEMBACA INTENSIF
MAKALAH

DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 2
KELAS XII IPA 1
EKAWATI ZAINUDDIN
FATHUR RAHMAN
ISFAWATI
IRMAYANTI IBRAHIM
FRANSISKA

SMA NEGERI 2 BANTAENG
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
KABUPATEN BANTAENG
2011
Kata Pengantar
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya Lah sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Adapun tujuan penulisan ini yaitu diajukan sebagai tugas bahasa indonesia yang diberikan kepada penulis.
Makalah ini berisi tentang cara atau langkah-langkah menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel melalui kegiatan membaca intensif dan materi mengenai kegiatan membaca intensif.
Penulis sangat berterima kasih kepada guru pembimbing kami selaku guru bahasa indonesia yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis serta kepada teman-teman yang telah membantu dari awal hingga akhir sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik.
Akhir kata, tak ada gading yang tak retak begitupun juga dengan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan karena kesempurnaan hanyala milik Allah semata. Oleh karena penulis mengharapkan dengan segenap hati kritik dan saran dari setiap pembaca demi penyempurnaan penulisan makalah selanjutnya.
Bantaeng, 08 agustus 2011

Penulis






DAFTAR ISI

Sampul Depan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB.1 Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penulisan
D. Manfaat Penulisan
BAB.2 Pembahasan
A. Membaca Intensif
B. Cara Menemukan Ide Pokok dan Permasalahan Dalam
Artikel Melalui Kegiatan Membaca Intensif
BAB. 3 Penutup
A. Simpulan
B. Saran-saran
Daftar Pustaka.









BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Membaca adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa dan juga suatu proses yang kompleks dan rumit. Membaca yang kompleks dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu tergantung dari SDM atau diri individu sedangkan faktor eksternal yaitu berasal dari motivasi luar dan keduanya baik internal eksternal saling berkaitan. Faktor internal dan faktor eksternal bertujuan untuk memetik dan memahami arti makna yang ada dalam tulisan. Tujuan membaca adalah dapat memahami isi yang terkandung dalam bacaan, dapat menemukan ide pokok dalam suatu bacaan, dapat mengetahui permasalahan yang ada dalam bacaan dan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan serta dapat membandingkan isi dari bacaan yang telah dibaca.
Membaca dapat diartikan sebagai proses dari alat indera yaitu mata dan mulut serta pikiran yang berproses mengartikan dan mengolah makna yang terkandung dalam tulisan atau bacaan. Kita sering membaca bermacam-macam tulisan diantaranya dengan membaca artikel. Artikel merupakan salah satu sumber informasi. Memuat hal-hal aktual yang sedang dibicarakan dan menampilkan solusi terhadap persoalan tersebut.
Artikel menurut Kamus Besar Indonesia adalah karya tulis lengkap misalnya laporan, , berita atau esai dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya. Artikel terdiri dari gagasan-gagasan yang tertuang ke dalam bentuk kalimat pada masing-masing paragraf. Gagasan inilah yang disebut dengan ide pokok penulisan. Biasanya kita sulit menentukan ide pokok dan permasalahan yang terdapat dalam artikel karena disebabkan kurangnya daya pemahaman dan memaknai isi dari suatu bacaan dan kurangnya pengetahuan ataupun teknik dalam menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel. Kita dapat menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel dengan membaca intensif, sehingga kita dengan cepat menemukan ide pokok yang terdapat dalam artkel.
Membaca intensif merupakan suatu kegiatan membaca secara teliti dengan tujuan memahami keseluruhan isi bacaan, baik yang bersifat tersurat maupun tersirat. Dengan membaca intensif kita dapat dengan mudah menentukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel. Ide pokok yang terdapat dalam artikel atau bacaan biasanya terdapat di awal kalimat (kalimat deduktif) , diakhir kalimat ( kalimat induktif) dan di tengah kalimat serta terdapat diawal dan akhir kalimat (campuran). Dengan demikian membaca intensif dapat mempermudah para pembaca ataupun pelajar dalam menemukan ide pokok dan permasalahan yang terdapat dalam artikel ataupun bacaan lainnya.
B. Rumusan Masalah
a. Bagaimanakah cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel?
b. Apakah ide pokok dan permasalahan dapat ditemukan melalui kegiatan membaca intensif?

C. Tujuan Penulisan
a. Untuk mengetahui cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel
b. Untuk mengetahui bahwa ide pokok dapat ditemukan melalui kegiatan membaca intensif

D. Manfaat Penulisan
a. Memberikan informasi kepada masyarakat khususnya pelajar dalam menemukan ide pokok dalam artikel
b. Memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnnya para pelajar dalam menemukan ide pokok dalam artikel
c. Sebagai bahan referensi dalam penulisan selanjutnya.





BAB 2
PEMBAHASAN
Artikel merupakan salah satu sumber informasi. Yang memuat hal-hal aktual yang sedang dibicarakan dan menampilkan solusi terhadap persoalan tersebut
A. Membaca Intensif
Membaca intensif merupakan suatu kegiatan membaca secara teliti dengan tujuan memahami keseluruhan isi bacaan, baik yang bersifat tersurat maupun tersirat. Tujuan membaca intensif yaitu dapat dengan mudah menemukan ide pokok dan permasalahan yang dikaji dalam artikel atau suatu bacaan.
Biasanya kita sulit menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel karena kurangnya pemahaman dan memaknai isi artikel atau suatu bacaan serta kurangnya pengetahuan tentang cara menemukan ide pokok dalam artikel. Untuk itu kita menggunakan cara membaca intensif dalam menemukan ide pokok maupun permasalahan yang dikaji dalam artikel maupun dari bacaan lainnya.
B. Cara Menemukan Ide Pokok dan Permasalahan dalam Artikel
Didalam menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel ada beberapa letak yaitu terdapat di awal kalimat (deduktif), di akhir kalimat(induksi), di tengah kalimat dan di awal dan di akhir kalimat (campuran). Cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel yaitu bacalah artikel kemudian temukan ide pokoknya, biasanya ide pokoknya dijumpai di awal kalimat, di akhir kalimat dan di tengah kalimat serta di awal dan akhir kalimat, bila perlu kalimat-kalimat penjelas atau gagasan pendukungnya diabaikan. Setelah menemukan ide pokoknya dari masing-masing paragraf, rangkaikanlah dengan kalimat yang sederhana dan efektif untuk menjadikannya ke dalam satu kesatuan pikiran. Dengan demikian, pokok pesoalan atau permasalahan yang dibahas dalam artikel menjadi jelas. Menemukan ide pokok terdapat beberapa pola yaitu terbagi atas dua pola yakni:
a. Pola Pengembangan Paragraf Secara Induksi
Pola pengembangan paragraf secara induksi yaitu pola pengembangan ide pokok atau gagasan-gagasan yang terdapat di akhir kalimat. Pola pengembangan paragraf secara induksi terdiri dari generalisasi, analogi dan sebab-akibat. Generalisasi adalah proses penalaran menggunakan beberapa pernyataan khusus dengan ciri-ciri tertentu untuk ditarik simpulan yang bersifat umum. Analogi adalah cara bernalar dengan membandingkan dua hal (atau lebih) yang memiliki sifat atau keadaan yang sama agar dapat ditarik simpulan yang sejalan. Sedangkan sebab-akibat adalah penyebab dari suatu masalah menuju akibat dari masalah tersebut.
b. Pola Pengembangan Paragraf Secara Deduktif
Pola pengembangan paragraf secara deduktif yaitu pola pengembangan ide pokok atau gagasan-gagasan yang terdapat diawal kalimat. Pengembangan secara deduktif terdiri dari silogisme dan entimem. Silogisme adalah sebuah cara menarik simpulan (konklusi) berdasarkan premis yang ada. Premis adalah pernyataan yang dianggap atau diamsusikan benar. Sedangkan entimem adalah silogisme yang diperpendek atau dipersingkat. Caranya dengan melesapkan unsur PU (premis umum)..











BAB 3
PENUTUP
A. Simpulan
Adapun simpulan dari permasalahan pada rumusan masalah yaitu sebagai berikut.
a. Cara menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel yaitu bacalah artikel terlebih dahulu kemudian temukan ide pokoknya. Biasanya ide pokok dapat ditemukan pada awal kalimat (deduktif), akhir kalimat (induktif) dan di tengah kalimat serta di awal dan di akhir kalimat (campuran). Setelah ide pokoknya ditemukan pada masing-masing paragraf, rangkaikanlah dengan kalimat yang sederhana dan efektif untuk menjadikannya ke dalam sau kesatuan pikiran. Dengan demikian, pokok persoalan atau permasalahan yang dibahas dalam artikel menjadi jelas.
b. Ide pokok dan permasalahan dalam artikel ataupun bacaan lainnya dapat ditemukan dengan kegiatan membaca intensif, karena dengan membaca intensif kita dengan mudah memahami dan memaknai isi dari suatu bacaan dalam artikel.
B. Saran-saran
Penulis berharap agar kegiatan membaca intensif ini dapat ditingkatkan sehingga para pelajar dapat menemukan ide pokok dan permasalahan yang terdapat dalam artikel.







DAFTAR PUSTAKA
Marsudi, Demas. 2009. Bahasa dan Sastra Indonesia 3. Surakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Sukoco, Hari. 2009. Bahasa Indonesia. Jakarta: Sinar Mandiri.


















No comments:

Post a Comment